Banyak Tema Tapi Sepi

Kalian pasti pernah merasa sendiri padahal kalian di keramaian.

Itulah yang saat ini saya rasakan sekarang.

Sedikit mau bercerita tentang apa yang saya rasakan akhir-akhir ini

Mungkin Sebagian dari kalian pasti sudah merasakan hidup merantau. Ada yang merantau karena kuliah, ada yang merantau karena pekerjaan, dan ada juga yang merantau karena mau kabur dari rumah. Semoga dari kalian tidak ada yang merantau karena kabur dari rumah atau ada masalah keluarga.

Saat saya merantau selain tempat tinggal, yang saya cari adalah relasi, baik relasi dengan warga sekitar atau mencari komunitas yang positif. Dalam membangun relasi tersebut pasti kita mendapatakan teman baru.

Saya sekarang sudah merantau 3 tahun dan sudah banyak membangun relasi dengan teman seperantauan atau dengan teman-teman pribumu sini. Tetapi entah mengapa walaupun saya memiliki banyak teman tapi tidak ada rasa mereka menemaniku.

Sekarang saya datang ke rumah salah satu teman baik saya dan juga sama-sama anak rantu itu saya merasa tidak dibutuhkan, dia asik dengan kesenanganya tanpa menganggap aku ada di situ. Padahal sebelumnya saya selalu diajak bicara membahas tentang manusia-manusia yang hebat tapi sekarang apa? Ga ada apa-apa.Tapi tetap aku berfikir positif, mungkin dia sekarang mendapat tekanan dari pekerjaannya

Itu tadi salah satu contoh yang membuat saya merasa sendiri. Karena saya sering dicuekin dengan teman saya satu tadi akhirnya saya menghibur diri dengan motoran yang gak jelas tujuannya. Sedikit info aja saat saya ada masalah yang pertama saya lakukan dalah motoran sendiri dengan tujuan yang gak jelas. Dengan jalan yang gelas saya merenungkan tentang perteman saya di sini. Saya mencoba berfikir positif tepai yang saya dapatkan ternyata saya tidak dibutuhkan oleh mereka.  Saya melihat yang paling kecila adalah setiap ada kegiatan nongkrong di luar ternyata aku tidak peranh diajak.

karena itu saya merasa sendiri meskipun saya memiliki banya teman di perantauan ini. Saya inin pulang ketemu teman saya di kampung halaman.

Leave a Comment